Wednesday, March 16, 2016

Radio Digital dan 7 Gerbang Logika Dasar

RADIO DIGITAL






            Radio digital adalah teknologi radio yang mengirimkan informasi menggunakan sinyal digital. Radio digital adalah generasi penerus dari radio analog. Radio ini memiliki banyak kelebihan seperti suara yang lebih jernih dibanding radio analog, mutu sinyal yang lebih bagus, dan berbagai fasilitas lain seperti dapat di-pause, di-rewind, atau disimpan sementara apabila ingin mendengarkannya nanti.

            System kerja radio digital adalah dengan mengubah informasi analog ke sinyal digital, yang kemudian dipancarkan, ditangkap, kemudian diubah kembali menjadi informasi analog.
Kelebihannya dibandingkan sinyal analog adalah kualitas sinyal yang lebih baik, karena tidak terpengaruh oleh cuaca atau pun noise-noise.
Sistem IBOC bekerja dengan menggabungkan sinyal audio analog dengan sinyal audio digital agar diperoleh kompatibilitas antara penyiaran radio analog dengan penyiaran radio digital, baik pada radio AM maupun FM.Penyiaran radio digital mengubah informasi analog menjadi angka-angka biner yang nilainya selalu berubah sesuai dengan besaran sinyal audio analog yang masuk. Sistem pemancar radio digital mengubah atau menyandikan (encode) sinyal suara analog yang masuk menjadi bilangan biner untuk dipancarkan. Proses ini disebut sebagai code atau decode (penginterpretasian sinyal analog menjadi sinyal digital dan penguraian kembali dari sinyal digital menjadi sinyal analog), yang selanjutnya disebut CODEC. 
Setelah studio mengirim sinyal digital ke pemancar, pemancar radio digital memproses sinyal audio digital yang masuk untuk dipancarkan. Proses ini disebut modulation. Pesawat penerima radio digital menguraikan kembali (decode) sinyal digital yang diterima menjadi sinyal audio analog kembali (pada proses yang berlawanan dari digital ke analog). Proses ini disebut demodulation. Terdapat beberapa cara untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Cara-cara ini dapat diuraikan secara matematis yang disebut dengan Algorithm (Algoritma).

          Frekuensi radio digital antar stasiun radio FM yang disepakati adalah 350 KHz. Sedangkan siaran radio digital hanya memerlukan kurang lebih 60 KHz. Sehingga ruang kosong yang dapat diisi oleh penyelenggara stasiun radio FM akan semakin lebar. Satu frekuensi dapat diisi oleh lima-enam program radio.

         Konsep radio digital, teknologi yang terkandung di dalamnya mengubah informasi, yang awalnya berupa audio analog ke dalam bentuk data digital berupa angka 1 dan 0 (bilangan biner). Melalui teknologi ini, kualitas dari suara tersebut menjadi lebih jernih. Audio tersebut diubah ke dalam bentuk bilangan biner dengan tujuan untuk dipancarkan dari studio dan diterima oleh pesawat radio, yang kemudian diubah kembali ke dalam bentuk sinyal analog sebelum dikeluarkan oleh speaker (pengeras suara) radio.
1. Informasi yang diciptakan di studio, yang memiliki format audio analog diubah ke dalam bentuk         bilangan biner (encode) (Perubahan ini terjadi mengikuti jumlah sinyal audio analog yang ada)           oleh sistem pemancar radio digital. Proses ini dilakukan pada pemancar studio.
2. Bilangan biner atau sinyal digital tersebut kemudian akan diolah untuk kembali dipancarkan pada       pesawat-pesawat radio (modulasi).
3.Pesawat radio yang menerima sinyal digital akan menguraikan kembali sinyal digital atau bilangan    biner (decode) ke dalam bentuk sinyal audio analog (proses demodulasi).




7 Gerbang Logika Dasar



           Gerbang Logika adalah Rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Gerbang logika beroprasi dengan bilangan Biner, sehingga disebut juga Gerbang Logika Biner, dalam gerbang logika terdapat Tegangan Tinggi yang berati 1 sedangkan Tegangan Rendah yang berati 0.
Gerbang Logika terbagi menjadi 2 :
1.Gerbang Logika Inverter (Pembalik) contohnya Gerbang Logika NOT (NOT Gate)
2.Gerbang Logika Non-Inverter contohnya Gerbang Logika AND,OR,NAND,NOR,XO,XNOR

Macam-Macam Gerbang Logika Dasar

1.Gerbang AND 
  Gerbang AND akan berlogika 1 atau keluarannya akan berlogika 1 apabila semua masukan atau         inputannya berlogika 1, namun apabila semua / salah satu masukannya berlogika 0 maka outputnya     akan berlogika 0.

simbol AND



ic 7408

Tabel kebenaran AND

2. Gerbang OR
    Gerbang OR akan berlogika 1 apabila salah satu atau semua inputan yang dimasukkan bernilai 1         dan apabila keluaran yang di inginkan berlogika 0 maka inputan yang dimasukkan harus bernilai 0     semua.

Simbol OR

ic 7432
Tabel kebenaran OR


3.Gerbang NAND
   Gerbang NAND akan bernilai / outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya bernilai 1          dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu inputannya bernilai 0.
Simbol NAND

IC 7400
Tabel kebenaran NAND

4. Gerbang NOR
    Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang outputnya akan berlogika 1 apabila semua                   inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah satu inputannya           inputannya berlogika 1.
Simbol NOR

IC 7402
Tabel kebenaran NOR

5. Gerbang XOR
    Gerbang XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive OR yang mana keluarannya akan berlogika     1 apabila inputannya berbeda, namun apabila semua inputanya sama maka akan memberikan               keluarannya 0. 
Simbol XOR

IC 7486
Tabel kebenaran XOR

6. Gerbang XNOR 
    Gerbang XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive NOR yang mana keluarannya akan                   berlogika 1 apabila semua inputannya sama, namun apabila inputannya berbeda maka akan                 memberikan output berlogika 0.



Simbol XNOR

ic 74266
Tabel kebenaran XNOR



7.NOT
   Gerbang NOT berfungsi sebagai pembalik (Inverter), yang mana outputnya akan bernilai terbalik dengan inputannya.
Simbol NOT

IC 7404
Tabel kebenaran NOT



SUMBER :







   






7ger

77



No comments:

Post a Comment