Tuesday, May 5, 2015

Rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer




LAPORAN PERCOBAAN
RANGKAIAN GERBANG LOGIKA DASAR
PERCOBAAN MULTIPLEXER DAN DEMULTIPLEXER









Disusun Oleh :
Citra Septi Pratiwi Suwito
IK – 1A / 3.34.14.0.05


PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2015


PERCOBAAN

MULTIPLEXER-DEMULTIPLEXER



          A. TUJUAN: 
Setelah menyelesaikan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu
1)  Memahami  prinsip kerja dari rangkaian Multiplexer
2)  Memahami prinsip kerja dari rangkaian Demultiplexer
3)  Membuat rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer dari gerbang logika
4)  Menjalankan fungsi IC Multiplexer

         B.   PERALATAN:

1)  Logic Circuit Trainer ITF-02 dan Wishmaker
2)  Oscilloscope

         C.   TEORI

1)  MULTIPLEXER

           Sebuah Multiplexer adalah rangkaian logika yang menerima                       
         beberapa input data digital dan menyeleksi salah satu dari input tersebut 
         pada saat tertentu, untuk dikeluarkan pada sisi output. Seleksi data-data 
         input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari   
         multiplexer tersebut. Blok diagram sebuah multiplexer ditunjukkan pada 
         gambar 14-1.         



              Jumlah data input maksimum pada multiplexer adalah 2jumlah Select line. 


Tabel Kebenaran sebuah Multiplexer ditunjukkan pada Tabel 14-1.




Rangkaian Multiplexer ditunjukkan pada gambar 14-2



                2) DEMULTIPLEXER 

                 Sebuah Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu 
                 input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output 
                 yang tersedia. Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, 
                 yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut. Blok 
                 diagram sebuah demultiplexer ditunjukkan pada gambar 14-3.



                Tabel Kebenaran sebuah Demultiplexer ditunjukkan pada Tabel 14-2.
 
                Rangkaian Demultiplexer ditunjukkan pada gambar 14-4.
 


                     D.   PROSEDUR:

               1.  Buat Rangkaian Multiplexer 4x1 seperti gambar 14-2. Tuliskan 
                    hasilnya pada Tabel Kebenaran. Bandingkan Tabel Kebenaran 
                    yang anda buat dengan Tabel 14-1. 

               2. Buat Rangkaian Demultiplexer 1x4 seperti gambar 14-4. Tuliskan 
                   hasilnya pada Tabel Kebenaran.Bandingkan Tabel Kebenaran 
                   yang anda buat dengan Tabel 14-2. 


                     E.   PEMBAHASAN

.              1. Rangkaian Multiplexer dan Tabel Kebenarannya.


                  Keterangan :

                           A : D0      
                           B : D1
                           C : D2
                           D : D3
                           L : S0
                           K : S1

                      Tabel Kebenaran


                 Rangkaian Multiplexer Tabel No. 1


                Rangkaian Multiplexer Tabel No. 2


               Rangkaian Multiplexer Tabel No. 3


              Rangkaian Multiplexer Tabel No. 4


              Rangkaian Multiplexer Tabel No. 5


             Rangkaian Multiplexer Tabel No. 6


             Rangkaian Multiplexer Tabel No. 7


             Rangkaian Multiplexer Tabel No. 8


          2. Rangkaian Demultiplexer dan Tabel Kebenarannya.



              Keterangan :

                   A          :  Input  
                   L          :  S0       
                   K          :  S1       
                   LED 4  :  O3          
                   LED 3  :  O2          
                   LED 2  :  O1          
                   LED 1  :  O0
 
              Tabel Kebenaran














Memahami Rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer

Tujuan
Ø  Memahami prinsip kerja dari rangkaian Multiplexer
Ø  Memahami prinsip kerja dari rangkaian Demultiplexer
Ø  Membuat rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer dari gerbang logika
Ø  Menjalankan fungsi IC Multiplexer 

Alat yang dibutuhkan 
1. Logic Circuit Trainer ITF-02 dan Wishmaker
2. Oscilloscope

Dasar Teori 
1. MULTIPLEXER
Sebuah Multiplexer adalah rangkaian logika yang menerima beberapa input data digital dan menyeleksi salah satu dari input tersebut pada saat tertentu, untuk dikeluarkan pada sisi output.
Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari multiplexer tersebut. Blok diagram sebuah multiplexer ditunjukkan pada gambar 14-1. 
Gambar 14-1. Blok Diagram Multiplexer

Jumlah data input maksimum pada multiplexer adalah 2jumlah Select line
Tabel Kebenaran sebuah Multiplexer ditunjukkan pada Tabel 14-1. 

Tabel 14-1. Tabel Kebenaran Multiplexer dengan 2 Select line

Rangkaian Multiplexer ditunjukkan pada gambar 14-2.

Gambar 14-2. Rangkaian Multiplexer 4x1

2. DEMULTIPLEXER Sebuah Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia.
Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut. Blok diagram sebuah demultiplexer ditunjukkan pada gambar 14-3. 

Gambar 14-3. Blok Diagram Demultiplexer

Tabel Kebenaran sebuah Demultiplexer ditunjukkan pada Tabel 14-2.

Tabel 14-2. Tabel Kebenaran Demultiplexer dengan 2 Select line 

Rangkaian Demultiplexer ditunjukkan pada gambar 14-4. 

Gambar 14-4. Rangkaian Demultiplexer 1x4



TUGAS PERCOBAAN 
1.      Percobaan Multiplexer

Tabel Percobaan Multiplexer


Percobaan pada EWB 
SOP = D0A’B’ + D1S0’S1 + D2S0S1’ + D3S0S1 = Y

Percobaan pada Winbreadboard
Percobaan untuk inputan 0 - 0 - D0

Percobaan untuk inputan 0 - 1 - D1

Percobaan untuk inputan 1 - 0 - D2

Percobaan untuk inputan 1 - 1 - D3


2.      Percobaan Demultiplexer

Tabel Percobaan Demultiplexer

Percobaan pada EWB
SOP :
A’B’D = Y0
A’BD = Y1
AB’D = Y2
ABD = Y3

Percobaan pada Winbreadboard
Percobaan untuk inputan 0 - 0 - D

Percobaan untuk inputan 0 - 1 - D

Percobaan untuk inputan 1 - 0 - D

Percobaan untuk inputan 1 - 1 - D

Kesimpulan
1.      Multiplexer adalah rangkaian logika yang digunakan untuk memilih informas ibiner dari beberapa masukan data (D0, D1, D2… Dn) dan disalurkan ke satu keluaran Y.
2.      Bila selector yang digunakan adalah n-buah, maka jumlah maksimal data yang bisa dipilih adalah 2n buah.
3.      Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menyalurkan satu data biner kebeberapa keluaran, tetapi hanya satu keluaran yang terpilih yang dapat menampung isi data tersebut. Cara kerjanya berkebalikan dengan multiplexer
4.      Bila selector yang digunakan adalah n-buah, maka jumlah maksimal data yang bisa dipilih adalah 2n buah