Saturday, February 28, 2015

Belajar Rangkaian Logika? Pahami Dulu 7 Gerbang Logika Dasar ini!

Halo! Sebelum kita membahas mengenai 7 gerbang logika dasar, tahukah kalian bahwa gerbang logika itu merupakan dasar dari rangkaian digital? Nah! Kemudian rangkaian digital tersebut akan menghasilkan suatu sistem digital. Kebanyakan, gerbang logika mempunyai dua input dan satu output. Setiap kombinasi dalam gerbang logika dapat dibuat untuk menghasilkan keluaran yang berbeda. Keluaran dan masukan gerbang logika ini dinyatakan dalam kondisi tinggi (1) atau rendah (0).
Sedangkan simbol gerbang logika pada umumnya berdasarkan standard ANSI (American National Standards Institute) yang khas, tetapi ada keluaran terbaru yang berdasarkan standard IEC (International Electronic Components). Jadi, semakin penasaran dengan gerbang logika? Karena gerbang logika bervariasi sehingga terdiri dari gerbang AND, OR, NOT, NAND, NOR, Ex-OR, dan Ex-NOR yang akan segera kita bahas di sini.

1.   Gerbang AND
                 
         Simbol ANSI Gerbang AND               Simbol IEC Gerbang AND

Gerbang AND akan menghasilkan output yang tinggi hanya jika semua input tersebut tinggi. A titik (.) digunakan untuk menunjukkan operasi dari AND, yaitu A.B. Ingatlah bahwa terkadang titik ini dihilangkan, sehingga menjadi AB.
Berikut adalah Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang AND.   
               
    Tabel Kebenaran Gerbang AND                          IC TTL Seri 74                           

2.  Gerbang OR
                               

           Simbol ANSI Gerbang OR                     Simbol IEC Gerbang OR


Gerbang OR akan menghasilkan output tinggi (1) jika satu atau lebih input-nya juga tinggi. A plus (+) biasa digunakan sebagai operasi OR.
Berikut adalah Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang OR.  

                                
         Tabel Kebenaran Gerbang OR                             IC TTL Seri 74

3.   Gerbang NOT
                                    

Simbol ANSI Gerbang NOT                       Simbol IEC Gerbang NOT

Gerbang NOT menghasilkan output yang berkebalikan dengan inputnya. Julukan lain dari gerbang NOT adalah inverter. Jika variabel inputnya adalah A kemudian keluarannya akan berkebalikan menjadi NOT A (bukan A). Biasa juga diketahui sebagai A’ atau A dengan garis di atasnya seperti yang ditunjukkan pada output.
Berikut merupakan Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang NOT.
              
Tabel Kebenaran Gerbang NOT                       IC TTL Seri 74

4.   Gerbang NAND           
                                

Simbol ANSI Gerbang NAND                     Simbol IEC Gerbang NAND

Gerbang NAND atau NOT-AND merupakan gerbang AND yang diikuti gerbang NOT. Output dari gerbang NAND tinggi jika salah satu inputnya rendah. Gerbang NAND digambarkan dari gerbang AND dengan lingkaran kecil dioutputnya. Lingkaran kecil tersebut menyatakan inversi.
Berikut merupakan Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang NAND.               
                 
       Tabel Kebenaran Gerbang NAND                           IC TTL Seri 74

5.   Gerbang NOR 
                
Simbol ANSI Gerbang NOR                       Simbol IEC Gerbang NOR

Gerbang NOR atau NOT-OR merupakan gerbang OR yang diikuti dengan gerbang NOT. Semua output dari gerbang NOR itu rendah jika salah satu inputnya tinggi. Simbolnya digambarkan dari gerbang OR dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil ini merupakan inversi.
Berikut merupakan Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang NOR.
                       

        Tabel Kebenaran Gerbang NOR                            IC TTL Seri 74

6.   Gerbang Ex-OR
                                 

Simbol ANSI Gerbang Ex-OR                    Simbol IEC Gerbang Ex-OR

Gerbang Ex-OR yang merupakan singkatan dari ‘Exclusive-OR’ akan menghasilkan output tinggi jika salah satu, tapi tidak keduanya memiliki input yang juga tinggi.
Berikut merupakan Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang Ex-OR.                       
                       

       Tabel Kebenaran Gerbang Ex-OR                          IC TTL Seri 74

7.   Gerbang Ex-NOR                        
                            

Simbol ANSI Gerbang Ex-NOR                  Simbol IEC Gerbang Ex-NOR

Gerbang ‘Exclusive-NOR’ merupakan kebalikan dari gerbang Ex-OR, akan menghasilkan output yang rendah jika salah satu, tapi bukan keduanya memiliki input yang tinggi.
Berikut merupakan Tabel Kebenaran dan IC pada gerbang Ex-NOR                   
                     

       Tabel Kebenaran Gerbang Ex-NOR                         IC TTL Seri 74

Yup, itu merupakan penjelasan singkat tentang 7 Gerbang Logika Dasar, dan ternyata gerbang NAND dan NOR itu merupakan fungsi universal karena dengan salah satu fungsi AND dan OR bahkan dapat dihasilkan fungsi NOT. Kemudian, seperti yang telah disampaikan di awal, bahwa sistem digital disusun dengan menggunakan gerbang logika. Sistem digital itu sendiri merupakan perpaduan dari suatu perangkat untuk memanipulasi informasi logika yang dinyatakan dalam bentuk digital biasanya jumlah terbatas dari nilai diskrit. Alat-alat apa saja yang tertanam dengan sistem digital? Ada kalkulator, fingerprint, timbangan digital, dll. Setelah kita membahas 7 gerbang logika dasar tersebut, sekarang waktunya kita mengetahui tentang salah satu alat yang tertanam sistem digital di dalamnya, antara lain traffic signals atau lampu lalu lintas.

LAMPU LALU LINTAS
Lampu Lalu Lintas
Koordinasi dari lampu lalu lintas adalah ketika lampu lalu lintas diberi waktu tertentu sehingga pengendara dapat melakukan perjalanan sepanjang jalan tanpa berhenti di tiap lampu. Ini sangat menantang ketika harus dihadapkan dengan jalan-jalan dua arah, persimpangan besar dan lalu lintas yang padat.
Kotak Kontroler Lampu Lalu Lintas
Untuk membantu memaksimalkan koordinasi dari lampu lalu lintas, ketika berada di persimpangan jalan itu dikendalikan dengan sistem kontrol komputerisasi lalu lintas. Sistem ini memungkinkan kita untuk memantau, serta berkoordinasi dan berkomunikasi. Kegunaan pengaplikasian sistem ini adalah:
a.    Arus lalu lintas dan waktu perjalanan menjadi lebih efisien
b.    Mengurangi biaya bahan bakar, emisi kendaraan dan tabrakan pada bagian belakang.
Bagaimana cara kerja lampu lalu lintas?
Ada banyak pertanyaan seputar bagaimana lampu lalu lintas bekerja, sebenarnya, itu cukup sederhana. Singkatnya, instalasi dari lampu lalu lintas terdiri dari kontroler, kepala lampu lalu lintas dan pendeteksi. Kontroler merupakan otak di balik instalasi dan berisi informasi yang diperlukan agar dapat menyala dalam berbagai urutan. Lampu lalu lintas berjalan di bawah berbagai mode yang berbeda tergantung pada lokasi dan waktu.
Ada tiga tipe dasar dari pengoperasian lampu lalu lintas:
·      Waktu tetap; lampu berubah sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Siklus lampu akan tetap berjalan meskipun tidak ada kendaraan.
·      Semi digerakkan; lampu hanya akan berubah jika ada kendaraan atau pejalan kaki di sisi jalan. Waktu hijau di sisi jalan akan bervariasi dengan lalu lintas dan ada nilai minimal dan maksimal yang telah diprogram.
·      Sepenuhnya digerakkan; lampu diprogram untuk berubah dengan minimal dan maksimal waktu hijau tergantung pada lalu lintas dan para pejalan kaki yang muncul. Lampu akan berubah berdasarkan permintaan.
Bagaimana lampu lalu lintas tahu jika ada mobil yang sedang menunggu?
Ada dua metode yang biasa digunakan untuk menentukan mobil sedang menunggu di persimpangan. Di daerah tertentu telah dipasang detektor putaran yang telah tertanam di bawah jalan atau video pendeteksi yang dipasang di tiang lampu.
Dan bagaimana lampu lalu lintas terkoordinasikan dalam suatu sistem?
Menggunakan program optimasi komputer dan perhitungan arus lalu lintas baru-baru ini, telah dikembangan perencanaan waktu. Dimana tidak dapat mengoordinasi lalu lintas dari kedua arah, tapi lebih mengoordinasi nyala lampu untuk arah yang lebih padat lalu lintas.
Perubahan arus dari hari ke hari berbeda, jadi perbedaan perencanaan waktu digunakan untuk mengakomodasi perubahan kepadatan lalu lintas. Banyak faktor yang mempengaruhi timing, seperti kepadatan lalu lintas, arah lalu lintas, jarak antar lampu lalu lintas, dll.

Bagaimana? Apakah sudah cukup dengan penjelasan singkat di atas? Jadi, ketika kita hanya membahas tentang satu materi, materi lain akan mengikuti, semuanya itu seperti saling berkolerasi!  Contohnya seperti di atas, padahal judulnya rangkaian logika tapi kita sampai ke sistem digital, hehe. Oh iya, jika ada pertanyaan atau masukan tentang artikel yang diposting ini bisa langsung saja di sini. Semoga artikel ini bermanfaat, ya! Keep reading and searching!

7 Gerbang Logika

7 Gerbang Logika
Sistem digital bisa dikatakan dibangun dengan menggunakan gerbang logika. Gerbang ini adalah AND, OR, NOT, NAND, NOR, EX-OR dan EX-NOR. Operasi dasar tersebut dijelaskan dibawah ini dengan bantuan tabel kebenaran.
  1. AND gate


Gerbang AND adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi (1) hanya jika semua input yang tinggi. Sebuah titik (.) digunakan untuk menampilkan operasi AND yaitu A.B. Ingatlah bahwa titik itu kadang-kadang dihilangkan yaitu AB.

   2.  OR gate

Gerbang OR adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi (1) jika satu atau lebih dari input yang tinggi. Positif (+) digunakan untuk menampilkan operasi OR. 

   3.  NOT gate

Gerbang NOT adalah sirkuit elektronik yang menghasilkan versi terbalik dari input pada output. Hal ini juga dikenal sebagai inverter. Jika variabel input adalah A, maka inverter outputnya dikenal sebagai NOT A. Hal ini bisa ditunjukkan sebagai A’, atau A dengan bar diatas, seperti yang ditunjukkan pada output. Diagram dibawah ini menunjukkan dua cara bahwa NAND gerbang logika dapat dikonfigurasi untuk menghasilkan sebuah gerbang NOT. Hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan NOR gerbang logika dengan cara yang sama.


  4.  NAND gate
Ini adalah gerbang NOT-AND yang sama dengan sebuah gerbang AND yang diikuti oleh gerbang NOT. Output dari semua gerbang NAND tinggi jika salah satu input yang rendah. Simbol gerbang AND dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.

5. NOR gate

Ini adalah gerbang NOT-OR yang sama dengan gerbang OR diikuti oleh gerbang NOT. Output dari semua gerbang NOR rendah jika salah satu input yang tinggi. Simbol dari gerbang OR dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.

6. EX-OR gate


Gerbang 'Exclusive-OR' adalah sirkuit yang akan memberikan output yang tinggi jika salah, tetapi tidak keduanya, dari dua input yang tinggi. Sebuah tanda plus () digunakan untuk menunjukkan operasi EX-OR.

7. EX-NOR gate

 
Gerbang EX-NOR sirkuit tidak sebaliknya ke gerbang EX-OR. Ini akan memberikan output yang rendah jika salah, tetapi tidak keduanya, dari dua input yang tinggi. Gerbang EXOR simbolnya adalah dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.
Gerbang NAND dan NOR disebut fungsi yang universal karena dengan salah satu fungsi AND dan OR dan NOT dapat dihasilkan.

Catatan :
Sebuah fungsi dalam jumlah bentuk produk dapat diimplementasikan dengan menggunakan gerbang NAND dengan mengganti semua AND dan gerbang OR dengan gerbang NAND.
Sebuah fungsi dalam produk bentuk jumlah dapat diimplementasikan dengan menggunakan gerbang NAND dengan mengganti semua AND dan gerbang OR dengan gerbang NAND.






Multimeter Digital

Multimeter digital / DDM (Digital Multi-Meter) adalah alat penting dalam setiap penggemar elektronika. Anda dapat menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan DC dan AC (voltmeter), arus DC (amperemeter), resistensi / hambatan (ohmmeter), kontinuitas, dan uji dioda.
Sebuah multimeter merupakan perangkat genggam yang berguna untuk menemukan kesalahan dan pekerjaan lapangan, maupun perangkat yang dapat mengukur dengan derajat ketepatan yang sangat tinggi.
Dengan multimeter digital ini anda dapat mengukur Tegangan DC dari 200mV ke 600V, 200V AC Voltage dan 600v, DC Current antara 200uA ke 10A, dan Daya tahan dari 0 sampai 20M Ohm.
Termasuk:
 1 x Digital Multimeter
 1 x 9V Battery
 2 x Pengujian Probe
Fitur:
DC Voltage - 200mV / 2V / 20V / 200V / 600V
AC Voltage - 200V / 600V
DC Current - 200uA / 20mA / 200mA / 10A
Daya tahan - 0 20M Ohm
Continuity Buzzer
Diode Tes
Max Tampilan: 1999

Sumber :
https://www.sparkfun.com/products/12966

Radio Digital & 7 Gerbang Logika Dasar

Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit digit atau angka angka. Contoh alat sistem digital dalam artikel ini adalah Radio Digital.


Radio digital 

Penyiar radio di seluruh negeri sekarang secara bersamaan penyiaran kedua sinyal analog tradisional dan sinyal digital yang dapat diambil dengan penerima radio digital. Sinyal digital menawarkan kualitas suara yang lebih baik daripada analog, dan tidak seperti layanan radio satelit gratis

. 

Apa radio digital? 


Radio digital adalah transmisi dan penerimaan suara diolah menjadi pola angka, atau "digit" - maka istilah "Radio digital". Sebaliknya, proses suara radio analog tradisional ke dalam pola sinyal listrik yang menyerupai gelombang suara.


Penerimaan radio digital lebih tahan terhadap gangguan dan menghilangkan banyak ketidaksempurnaan transmisi radio analog dan penerimaan. Mungkin ada beberapa gangguan sinyal radio digital, namun, di daerah yang jauh dari pemancar stasiun. Radio digital FM dapat memberikan suara yang jelas sebanding dengan kualitas CD, dan AM radio digital dapat memberikan kualitas suara setara dengan FM analog standar.




Gerbang Logika

Sistem digital dikatakan dibangun dengan menggunakan gerbang logika. Gerbang ini adalah AND, OR, NOT, NAND, NOR, EXOR dan gerbang EXNOR. Operasi dasar dijelaskan di bawah ini dengan bantuan tabel kebenaran
  1. Gerbang AND
    Gerbang adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi ( 1 ) hanya jika semua input yang tinggi . Sebuah titik ( . ) Digunakan untuk menunjukkan operasi AND yaitu AB Ingatlah bahwa titik ini kadang-kadang dihilangkan yaitu AB.
  2. Gerbang OR
    Gerbang OR adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi ( 1 ) jika satu atau lebih dari input yang tinggi . A plus ( + ) digunakan untuk menunjukkan operasi OR .
  3. Gerbang NOT
                                                                  Gerbang NOT adalah sebuah sirkuit elektronik yang menghasilkan versi terbalik dari input pada output . Hal ini juga dikenal sebagai inverter. Jika variabel input adalah A, output terbalik dikenal sebagai NOT A. Hal ini juga ditunjukkan sebagai A', atau A dengan bar di atas, seperti yang ditunjukkan pada output . Diagram di bawah ini menunjukkan dua cara bahwa NAND gerbang logika dapat dikonfigurasi untuk menghasilkan sebuah gerbang NOT. Hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan NOR gerbang logika dengan cara yang sama .
  4. Gerbang NAND 
    Ini adalah tidak - gerbang yang sama dengan sebuah gerbang diikuti oleh gerbang NOT . Output dari semua gerbang NAND tinggi jika salah satu input yang rendah . Simbol adalah gerbang AND dengan lingkaran kecil pada output . Lingkaran kecil merupakan inversi

  5. Gerbang NOR 
    Ini adalah TIDAK - gerbang OR yang sama dengan sebuah gerbang OR diikuti oleh gerbang NOT . Output dari semua gerbang NOR rendah jika salah satu input yang tinggi .Simbol adalah sebuah gerbang OR dengan lingkaran kecil pada output . Lingkaran kecil merupakan inversi .
  6. Gerbang EXOR 
    Pintu gerbang ' Exclusive - OR ' adalah sirkuit yang akan memberikan output yang tinggi jika salah , tetapi tidak keduanya , dari dua input yang tinggi . Sebuah dikelilingi tanda plus ( ) digunakan untuk menunjukkan operasi EOR
  7. Gerbang EXNOR 
    The ' Eksklusif - NOR ' sirkuit gerbang tidak sebaliknya ke gerbang EOR . Ini akan memberikan output yang rendah jika salah , tetapi tidak