Monday, March 28, 2016

ATURAN ALJABAR BOOLEAN

1.     ALJABAR BOOLEAN       
       Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang "mencakup intisari" operasi logika ANDORNOR, dan NAND dan juga teori himpunan untuk operasi unioninterseksi dan komplemen.
Penamaan Aljabar Boolean sendiri berasal dari nama seorang matematikawan asal Inggris, bernama George Boole. Dialah yang pertama kali mendefinisikan istilah itu sebagai bagian dari sistem logika pada pertengahan abad ke-19.
Boolean adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai. Yaitu true atau false (benar atau salah).
Pada beberapa bahasa pemograman nilai true bisa digantikan 1 dan nilai false digantikan 0. Aljabar Boolean memuat aturan-aturan umum (postulat) yang menyatakan hubungan antara input-input suatu rangkaian logika dengan output-outputnya. Aturan-aturan itu dinyatakan dalam sebuah persamaan Boolean.

 2.     PEMBUKTIAN  ATURAN  BOOLEAN  DISTRIBUTIVE

A. Pembuktian
      X+Y.Z     = X.1+Y.Z
                      = X.(1+Y)+Y.Z
                      = X.1+XY+YZ
                      = X.(1+Z)+XY+YZ
                      = X.(X+Z)+Y.(X+Z)
     X+Y.Z      =(X+Y) . (X+Z) (terbukti)
B. Tabel Kebenaran

C. Rangkain Logika


D. Win BreadBoard



3. LATIHAN SOAL

jawab : 


Tabel kebenaran sebelum disederhanakan


Gerbang Logika sebelum disederhanakan


Rangkain logika dasar WinBreadBroad sebelum disederhanakan 


Penyederhanaan persamaan menggunakan aturan aljabar Boolean :


Tabel kebenaran sesudah disederhanakan


Gerbang Logika sesudah disederhanakan


Rangkain logika dasar WinBreadBroad seesudah disederhanakan 



Tabel Kebenaran sebelum disederhanakan


Gerbang Logika sebelum disederhanakan


Rangkain logika dasar WinBreadBroad sebelum disederhanakan


Penyederhanaan persamaan menggunakan aturan aljabar Boolean :


Tabel Kebenaran setelah disederhanakan


Gerbang Logika sesudah disederhanakan

Rangkain logika dasar WinBreadBroad sesudah disederhanakan





sumber :
-https://id.wikipedia.org/wiki/Aljabar_Boolean


No comments:

Post a Comment