Saturday, February 28, 2015

Money Counting Machine

Istilah digital telah menjadi bagian dari perbendaharaan kata kita sehari-hari. Sistem digital telah menjadi sedemikian luas hampir semua bidang kehidupan, dari komputer, piranti otomatis, robot, ilmu dan teknologi kedokteran sampai kepada transportasi, hiburan, penjelajah ruang angkasa dan banyak lagi.
Sistem Digital adalah sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan pengolahan sinyal diskrit. Sistem Digial terdiri dari beberapa rangkaian gigital / logika, komponen elektroika, dan elemen gerbang logika untuk suatu tujuan pengalihan tenaga / energi. Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrip berupa digit-digit atau angka-angka, contohnya bilangan integer dan pecahan.

Money Counting Machine
Coin Counter
Money Counting Machine adalah mesin yang digunakan untuk menghitung jumlah uang, baik tumpukan uang kertas atau koleksi koin. Money Counting Machine mungkin murni mekanis atau menggunakan komponen elektronik. Mesin biasanya menyediakan jumlah total semua uang, atau menghitung dari ukuran batch khusus untuk membungkus dan penyimpanan.

Money Counting Machine yang umum digunakan dalam penjualan adalah untuk menentukan apa jumlah uang yang telah disetorkan oleh pelanggan.
Money Counting Machine


Dalam beberapa mesin teller otomatis modern, Money Acounter memungkinkan untuk deposito tunai tanpa amplop, karena mereka dapat mengidentifikasi tagihan telah dimasukkan bukan hanya berapa banyak. Pengguna diberi kesempatan untuk meninjau ide counter otomatis tentang kuantitas dan jenis uang kertas yang dimasukkan sebelum deposit selesai.






Gerbang Logika
Gerbang Logika adalah suatu system yang membangun system digital. Ada 7 gerbang logika dasar yang perlu diketahui yaitu AND, OR, NOT, NAND, NOR, EXOR dan EXNOR gerbang. Operasi dasar dijelaskan di bawah ini dengan bantuan tabel kebenaran

AND gate
Gerbang AND adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi (1) hanya jika semua input yang tinggi. Sebuah titik (.) digunakan untuk menunjukkan operasi AND yaitu AB.

(Jika ada masukan yang bernilai false (0), maka hasil output akan menjadi false (0). Dan jika kedua masukan bernilai true (1)  maka output menjadi true (1))

IC TTL 7408


OR gate  

Gerbang OR adalah sirkuit elektronik yang memberikan output yang tinggi (1) jika satu atau lebih dari input yang tinggi. Plus (+) digunakan untuk menunjukkan operasi OR.


(Jika masukan bernilai false (0) dua duanya maka output akan bernilai false (0) pula. Jika salah satukan masukan bernilai true (1) maka hasil output juga akan bernilai true (1))
 IC TTL 7432


NOT gate   
Gerbang NOT adalah sebuah sirkuit elektronik yang menghasilkan versi terbalik dari input pada output. Hal ini juga dikenal sebagai inverter. Jika variabel input adalah A, output terbalik dikenal sebagai NOT A.

(Jika masukan bernilai false (0) maka keluaran bernilai true (1). Jika masukan bernilai true (1) maka keluaran bernilai false (0))

IC TTL 7404


NAND gate
Ini adalah gerbang NOT-AND yang mana sama dengan gerbang AND dan diikuti oleh gerbang NOT. Output dari semua gerbang NAND tinggi jika salah satu input yang rendah. Simbol adalah gerbang AND dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.

(Jika salah satu atau kedua masukan bernilai false (0) maka output akan bernilai true (1). Dan jika kedua output bernilai true (1) maka outputnya bernilai false (0))

IC TTL 7400



NOR gate
Ini adalah gerbang NOT-OR yang mana sama dengan gerbang OR yang diikuti oelh gerbang NOT. Output dari semua gerbang NOR rendah jika salah satu input yang tinggi. Simbol adalah sebuah gerbang OR dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.

(Jika salah satu atau kedua masukan bernilai true (1) maka keluaran yang dihasilkan adalah false (0). Jika kedua masukan bernilai false (0) maka output akan bernilai true (1))
IC TTL 7402


EXOR gate
Gerbang 'Exclusive-OR' adalah sirkuit yang akan memberikan output yang tinggi jika salah, tetapi tidak keduanya, dari dua input yang tinggi. Dikelilingi tanda plus () digunakan untuk menunjukkan operasi EOR.

(Jika kedua masukan nilainya berbeda maka outputnya adalah true (1). Jika kedua masukan nilainya sama maka outputnya adalah false (0))

IC TTL 7486

EXNOR gate
Gerbang 'Eksklusif-NOR' adalah gerbang yang menunjukan kebalikan kepada gerbang EOR. Ini akan memberikan output yang rendah jika salah, tetapi tidak keduanya, dari dua input yang tinggi. Simbol adalah gerbang EXOR dengan lingkaran kecil pada output. Lingkaran kecil merupakan inversi.

(Jika kedua masukan nilainya berbeda maka outputnya adalah false (0). Jika kedua masukan bernilai sama maka outputnya adalah true (1))

IC TTL 74266.

NAND dan NOR disebut fungsi yang universal karena dengan salah satu AND dan OR fungsi dan tidak dapat dihasilkan.
Catatan:
Sebuah fungsi dalam jumlah bentuk produk dapat diimplementasikan dengan menggunakan gerbang NAND dengan mengganti semua AND dan gerbang OR dengan gerbang NAND.
Sebuah fungsi dalam produk bentuk jumlah dapat diimplementasikan dengan menggunakan gerbang NOR dengan mengganti semua AND dan gerbang OR dengan gerbang NOR.


Sumber : http://www.ee.surrey.ac.uk/Projects/CAL/digital-logic/gatesfunc/index.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Currency-counting_machine
http://www.slideshare.net/satyaJoshi1/logic-gates-and-or-not-nor-nand-xor-xnor-gates-35078548
http://www.slideshare.net/chappidi_saritha/digital-logic-gates-and-boolean-algebra?related=1
http://www.slideshare.net/NewportEng2010/logic-gates-6720049?related=1

Friday, February 27, 2015

SISTEM DIGITAL


SISTEM DIGITAL

Suatu alat elektronik pasti tersusun dari beberapa komponen yang dirangkai menjadi satu,dan berdasarkan sistem kerjanya komponen-komponen  tersebut dapat dibedakan menjadi 2, yaitu sistem analog dan sistem digital.Nah,pada artikel ini saya akan mengambil contoh sebuah alat dengan sistem digital yaitu timbangan digital. Saya mengambil refensi ini dari sebuah situs dengan pembahasan yang singkat dan lebih mudah dipahami.


Apa itu timbangan digital ?


Timbangan digital adalah alat pengukur massa suatu benda.Timbangan digital bekerja menggunakan starin gauge  dan load cell.Strain gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda dan load cell adalah alat elektronik yang digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.
Load cell juga dikenal sebagai transduser.
Timbangan menggunakan sensor tekanan karena ketika sebuah benda diletakan diatas timbangan massa tekanan langsung akan disalurkan oleh 4 pegas penyangga dibawah nampan datar timbangan ke load cell. Sebelum ke load cell,strain gauge yang terdiri dari bahan logam foil akan berubah bentuk sesuai massa benda untuk dicetak pada papan circuit. Ketika logam foil sudah mengukur,papan circuit akan melentur atau meregang sesuai massa.
Setelah strain gauge mengukur massanya dan diubah menjadi sinyal listrik. Sehingga load cell dapat mengolah sinyal listrik dengan sinyal analognya berubah menjadi sinyal digital lalu melewati IC yang menerjemahkan datanya sehingga hasil massa suatu benda dapat ditampilkan di layar LCD pada timbangan digital.
Sumber : http://www.ehow.com/how-does_5070012_digital-scale-work.html

 
Begitulah contoh prinsip kerja sebuah alat bersistem digital.
Dan apabila setiap komponen penyusun alat-alat elektronik tersebut diubah ke bentuk yang paling sederhana ternyata hanya terdiri dari blok-blok dasar untuk membentuk  sebuah rangkaian
elektronika dasar yang dapat disebut juga gerbang logika.
Selanjutnya bahasan ini mengenai gerbang logika sumbernya dari sebuah dokumen dengan judul Lab_3-Basic_Gates.pdf


Gerbang logika terdiri 7 jenis:

1.      Gerbang AND

Simbol AND
Gerbang ini akan menghasilkan output adalah benar jika semua input yang ada juga benar .
AND dapat dituliskan dengan rumus :

X = A . B


Keterangan :
IC 74LS08
A & B bernilai benar
( = ) diartikan dengan kata “benar jika”
            ( . ) diartikan dengan kata “AND”

Jadi artinya :
X benar jika A bernilai benar AND B bernilai benar selain itu, X bernilai salah 

IC yang digunakan pada Gerbang AND : 74LS08 AND gate IC in a 14-pin DIP 

Tabel Kebenaran Gerbang AND

A B X
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1


2.      Gerbang OR

Simbol OR
Gerbang ini akan menghasilkan output adalah benar hanya dengan salah satu input yang ada benar namun jika semua inputnya salah maka outputnya juga akan salah.OR dapat dituliskan dengan rumus :

Y = A + B
Keterangan :
IC 74LS32
A & B bernilai benar
( = ) diartikan dengan kata “benar jika”
            ( + ) diartikan dengan kata “OR”

Jadi artinya :
Y benar jika A bernilai benar OR B bernilai benar selain itu, Y bernilai salah 

IC yang digunakan pada Gerbang OR  : 74LS32 OR gate IC in a 14-pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang OR

A B Y
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1


3.      Gerbang NOT

Simbol NOT
Gerbang ini akan menghasilkan output yang berlawanan dari input yang ada. 
NOT dapat ditulis dengan rumus :

X != A


Keterangan :
 (! = ) diartikan dengan kata “ tidak samadengan” 
IC 74LS04

            Jadi artinya :
X tidak sama dengan A 

IC yang digunakan pada Gerbang NOT : 74LS04 Hex Inverting (NOT) Gates IC in a 14 pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang NOT

A X
0 1
1 0


4.      Gerbang NAND

Simbol NAND
Gerbang ini merupakan pelengkap dari gerbang AND dan dikombinasikan dengan gerbang NOT,jadi output gerbang ini adalah lawan dari output gerbang AND.NAND dapat ditulis dengan rumus :

C = ( A . B ) ’ 


IC 74LS00
Keterangan : 
A & B bernilai benar
( = ) diartikan dengan kata “salah jika”
            ( . ) diartikan dengan kata “AND”

Jadi artinya :
C salah jika A bernilai benar AND B bernilai benar selain itu, C bernilai benar 

IC yang digunakan pada Gerbang NAND  :
 74LS00 NAND gate IC in a 14-pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang NAND

A B C
0 0 1
0 1 1
1 0 1
1 1 0


5.      Gerbang NOR

Simbol NOR
Gerbang ini merupakan pelengkap dari gerbang OR dan dikombinasikan dengan gerbang
            NOT,jadi output gerbang ini adalah lawan
            dari output gerbang OR.
            NOR dapat ditulis dengan rumus :

C = ( A + B ) ’ 


IC 74LS02
Keterangan :
A & B bernilai benar
( = ) diartikan dengan kata “salah jika”
            ( + ) diartikan dengan kata “OR”

Jadi artinya :
C salah jika A bernilai benar OR B bernilai benar selain itu, C bernilai benar

IC yang digunakan pada Gerbang NOR : 74LS02 NOR gate IC in a 14-pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang NOR

A B C
0 0 1
0 1 0
1 0 0
1 1 0


6.      Gerbang XOR

Simbol XOR
Gerbang ini disebut juga exclusive-OR gerbang XOR adalah variasi dari OR dimana apabila kedua inputan sama maka output salah dan sebaliknya jika berbeda input maka output benar.
XOR dapat ditulis dengan rumus :

C = A ⊕ B 

Keterangan :
( = ) diartikan dengan kata “salah jika”
            ( ⊕ ) diartikan dengan kata “sama nilai dengan”
IC 74LS86

Jadi artinya :
C salah jika A  sama nilai dengan B selain itu, C bernilai benar

IC yang digunakan pada Gerbang XOR : 74LS86 XOR gate IC in a 14 pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang XOR

A B C
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 0


7.      Gerbang XNOR

Simbol XNOR
Gerbang ini disebut juga exclusive-NOR adalah pelengkap dari gerbang XOR dimana apabila kedua inputan sama maka output benar dan sebaliknya jika berbeda input maka output salah,XNOR dapat ditulis dengan rumus :

C = (A ⊕ B)’

Keterangan :
( = ) diartikan dengan kata “benar jika” 
            ( ⊕ ) diartikan dengan kata “sama nilai dengan”

IC 74LS04
Jadi artinya :
C benar jika A  sama nilai dengan B selain itu, C bernilai benar

IC yang digunakan pada Gerbang XNOR : 74LS04 Hex Inverting (NOT) Gates IC in a 14 pin DIP

Tabel Kebenaran Gerbang XNOR

A B C
0 0 1
0 1 0
1 0 0
1 1 1