Friday, April 10, 2015

Lakukan 5 Langkah Mudah Ini Untuk Merancang Rangkaian Logika-mu

Sebelum mengimplementasikan sebuah permasalahan ke dalam rangkaian logika, sebaiknya lakukan 5 langkah ini terlebih dahulu untuk mempermudah pembuatan rangkaian logikamu. Let's check it out!

1. Penjabaran Ide
Dalam penjabaran ide ini, kamu bisa menjabarkan kondisi-kondisi apa yang akan terjadi dari permasalahan yang akan diimplementasikan ke dalam rangkaian logika.

2. Menentukan Jumlah Variable Input dan Output yang Dibutuhkan
Uraikan variabel input dan output apa saja yang dibutuhkan lalu hitung juga jumlahnya.

3. Mengimplementasikan Ide ke Dalam Tabel Kebenaran
Yups! Rangkaian logika tanpa tabel kebenaran bagai ilmu tanpa agama, bakalan pincang hehe. Dengan adanya tabel kebenaran ini tentu akan sangat membantu dalam proses pembuatan rangkaian logikamu. Nah, variabel-variabel input maupun output dalam permasalahan yang sudah kamu uraikan sebelumnya, bisa kamu implementasikan ke dalam tabel kebenaran.

4. Penyederhanaan Fungsi Boolean
Setelah membuat tabel kebenaran, akan didapatkan Sum Of Product berupa fungsi boolean yang sebenarnya masih bisa disederhanakan. Salah satu cara untuk menyederhanakan fungsi boolean dalam bentuk SOP adalah menggunakan Karnaugh Maps (K-Maps).
Materi tentang Sum of Product dan K-Maps. (Di dalam materi K-Maps juga terdapat link aplikasi online Karnaugh Minimizer juga, lho.)

5. Implementasi ke Dalam Rangkaian Logika
Yang terakhir, kamu bisa langsung membuat rangkaian logika dengan menggunakan aplikasi WinBreadBoard atau aplikasi online 123D Circuits dari penyederhanaan fungsi boolean yang sudah didapatkan.


Tugas Perancangan Rangkaian Logika

Terdapat sebuah permasalahan sebagai berikut:
Sebuah pabrik kimia memerlukan alarm untuk menandai terjadinya kondisi kritis pada salah satu tangkinya. Masing-masing tanki memiliki 4 buah switch HIGH/LOW yang memonitor
– Temperatur (T)
– Level Fluida (L)
– Tekanan (P)
– Bobot (W)
Desain sistem yang bisa mengaktifkan alarm jika kondisi-kondisi dibawah ini terjadi:
– Level fluida, temperature dan tekanan adalah HIGH
– Level fluida LOW, Tekanan dan Bobot HIGH
– Level fluida dan temperature LOW, Tekanan HIGH
– Level fluida dan bobot Low, Temperatur HIGH

1. Penjabaran Ide
Alarm akan menyala apabila:
> Level Fluida (L), Temperature (T) dan Tekanan (P) adalah HIGH
> Level Fluida (L)  LOW, Tekanan (P) dan Bobot (W) HIGH
> Level Fluida (L) dan Temperature (T) LOW, Tekanan (P) HIGH
> Level Fluida (L) dan Bobot (W) LOW, Temperatur (T) HIGH

2. Menentukan Jumlah Variabel Input dan Output yang Dibutuhkan
Jumlah input ada 4 :
+ Fluida (L)
+ Temperature (T)
+ Tekanan (P)
+ Bobot (W)
 dan jumlah output ada 1, yaitu Alarm.

3. Mengimplementasikan Ide ke Dalam Tabel Kebenaran
- Fluida (L)         = "0" jika "LOW"
                        = "1" jika "HIGH"
- Temperatur (T) = "0" jika "LOW"
                        = "1" jika "HIGH"
- Tekanan (P)      = "0" jika "LOW"
                        = "1" jika "HIGH"
- Bobot (W)        = "0" jika "LOW"
                        = "1" jika "HIGH"


4. Penyederhanaan Fungsi Boolean 
Dari tabel kebenaran didapatkan Sum of Product sebagai berikut:
S.O.P = (T'L'PW') + (T'L'PW) + (TL'P'W') + (TL'PW') + (TL'PW) + (TLPW') + (TLPW)
dapat disederhanakan menggunakan aplikasi online K-Map Minimizer.



sehingga didapatkan hasil = AC + B'C + AB'D'

5. Implementasi ke Dalam Rangkaian Logika

Gambar Rangkaian Logika

Gambar Rangkaian Logika


- Menggunakan aplikasi WinBreadBoard

Percobaan Menggunakan Aplikasi WinBreadBoard
- Menggunakan aplikasi online 123D Circuits

Schematic

Breadboard


Well done! Semoga artikel ini bermanfaat yaa! Happy learning :)

No comments:

Post a Comment